021-3155550
Fenomena Batu Mulia

Salah satu keajaiban alam yang terdapat pada batu mulia adalah fenomena batu mulia. Dalam ilmu gemologi, fenomena pada batu mulia menjadi salah satu kunci dalam menentukan penamaan varietas batu mulia. Beberapa Fenomena batu mulia yang dikenal dalam dunia gemologi antara lain :

  • Chatoyancy (Cat’s Eye)

Fenomena ini terjadi karena efek pantulan dari inklusi berupa “needles”,”fibrous”, atau “cavities”yang terdapat di dalam batu mulia yang tersusun secara paralel. Cat’s eye hanya bisa terlihat dengan jelas pada batu dengan gosokan cabochon. Contoh : Cat’s eye chrysoberyl, cat’s eye spinel, cat’s eye aquamarine, cat’s eye sillimanite, dll.

 

  • Asterism (Star)

Fenomena asterism hampir sama dengan cat’s eye tetapi inklusi yang berupa “needles” atau “fibrous” tersusun secara paralel dan lebih dari satu arah dalam sebuah batu mulia. Apabila inklusi tersusun dari dua arah akan menghasilkan efek star 4, dan ketika tersusun dari 3 arah akan menghasilkan star 6. Sama seperti cat’s eye, fenomena asterism hanya terjadi pada gosokan cabochon. Contoh : star sapphire, star ruby, star spinel, star quartz, dll

 

  • Aventurescence

Adalah efek berkelip-kelip dari inklusi yang berupa partikel-partikel kecil di dalam batu yang terkena sinar dari sudut tertentu. Contoh : sunstone oligoclase feldspar.

 

  • Iridescence

Fenomena ini terjadi karena adanya pantulan sinar yang terurai pada struktur lapisan yang sangat tipis di dalam sebuah batu mulia. Biasanya bisa kita lihat adanya spektral warna (warna pelangi) ketika terkena cahaya. Contoh : fire agate, iris quartz.

 

 

  • Adularescence (schiller)

Fenomena ini adalah karakteristik dari batu moonstone orthoclase feldspar. Adularescence terjadi karena pantulan cahaya dari struktur lapisan di bawah permukaan yang berseling-seling pada mineral orthoclase dan albite (plagioclase) feldspar.

 

 

  • Labradorescence

Seperti yang terjadi pada fenomena iridescence tetapi memiliki bentuk yang khas. Fenomena ini terlihat pada labradorite feldspar. Labradorescence disebabkan oleh lapisan yang sangat tipis pada struktur “lamellar twinning”.

  • Orient

Fenomena ini adalah kombinasi dari perpaduan pantulan dan penguraian cahaya yang mengakibatkan spektral warna (warna pelangi) yang terlihat di permukaan. Fenomena ini terjadi pada pearl dan mother of pearl.

 

  • Play of color

Fenomena ini terjadi pada precious opal dengan memperlihatkan bagian-bagian spectral warna (warna pelangi) dan mengalami perubahan warna ketika sudut pandang kita bergeser. Play of color adalah dampak dari penguraian cahaya yang melewati struktur mikroskopik “silica spheres”.

  • Color change

Adalah fenomena pada batu mulia yang menunjukkan satu warna ketika disinari “incandescence light” dan berganti warna ketika disinari “day light”. Contoh : color change sapphire, alexandrite chrysoberyl.

undefined

 

Bagikan ke Sosial Media

Comments