021-3155550
  • Kategoris: Permata
  • Tanggal: 18-04-2018
OPAL

Opal pertama kali ditemukan di Kota Lightning Ridge (salah satu kota di Negara Australia-edit) pada akhir 1880-an, tetapi nilainya tidak diakui sampai Charlie Nettleton menemukan bahan rough pertama pada 1903 dan menjual paket pertama Black Opal pada akhir tahun yang sama.

                Ada 3 (tiga) alasan mengapa Opal disukai. Pertama, karena formasi dari Opal itu sendiri. Ketika Opal terbentuk, silica gel mengisi celah-celah di bebatuan. Seperti air menguap, silica tersebut terdeposit dalam bentuk bola-bola kecil. Kedua adalah interaksinya terhadap cahaya, kilatan “play-of-color” Opal terbentuk karena difraksi cahaya oleh bulatan-bulatan Silica yang terlihat seperti bola ping-pong kecil di dalam sebuah kotak. Ketiga, uniknya susunan bulatan-bulatan silica membentuk berbagai variasi pola dan warna yang fantastik. Tidak ada dua Opal yang persis sama.

                Ada 3(tiga) aspek utama yang menentukan kualitas Opal:

  • Warna – warna latar belakang dan fenomena play-of-color
  • Pola – susunan dari fenomena play-of-color
  • Kejernihan – transparansi dan banyaknya inklusi

Sumber : http://www.gia.edu/opal#.WBBmJYVOLIV

                Opal memiliki komposisi kimia SiO2·nH2O, indek bias 1.450 (+.020, -.080), berat jenis 2.15 (+.08, -.90),  serta tingkat kekerasan 5.5–6 skala mohs. Berikut adalah tipe-tipe dari Opal :

Bagikan ke Sosial Media

Comments